Selamat datang di SIC - T2T

SIC-T2T singkatan dari Scientific Inquiry Cognitive Teslet Two Tiers merupakan model penilaian terstandar untuk memotret kemampuan inkuiri saintifik siswa SMP yang dikembangkan dengan pemodelan Teslet Two Tiers dan pemodelan pengukuran Item Response Theory. Kemampuan inkuiri saintifik merupakan kemampuan esensial dan fundamental dari proses pembelajaran sains. Model penilaian ini dikembangkan dengan menggunakan desain riset pengembangan ADDIE (Dick & Carey, 1996) yang dimodifikasi dengan pengembangan instrumen Four Building Block (Wilson, 2005). Hasil potret kemampuan inkuiri saintifik siswa SMP selanjutnya dapat menjadi refleksi dan evaluasi bagi siswa dan juga perbaikan pembelajaran sains bagi Guru.

Model Penelitian Pengembangan SIC-T2T
(Modifikasi ADDIE & Four Building Block
oleh Mobinta Kusuma)

Fitur-FiturSIC Two Tier Test

SIC Two Tier Test merupakan suatu inovasi dalam konteks penilaian. Terdapat beberapa fitur unggulan dari produk riset kami ini.

Realtime Score

SIC Two Tier Test dikembangkan menggunakan basis teknologi website, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan hasil analisis dan penskoran secara realtime.

Dokumentasi IRT

Website SIC Two Tier Test juga memberikan fasilitas untuk mendokumentasikan karakteristik butir baik secara klasik maupun moderen menggunakan IRT.

Flexible Analysis

Kami menyediakan kemudahan bagi para pengguna untuk melakukan analisis terkait hasil penilaian. Hal ini memudahkan guru untuk melakukan analisis lanjutan.

Update Materi

Kami juga menyediakan update materi berdasarkan kurikulum terbaru dan tidak terbatas pada konteks IPA saja. Pengguna dapat menyesuaikan dan mencustom bentuk tes sendiri.

Konten Materi & Topik Pembahasan

Butir soal yang dikembangkan dalampenelitian ini meliputi beberapa pokok bahasan di tingkat SMP.

Tim Peneliti SIC - Teslet Two Tier Test

Penelitian ini tidak terlepas dari kerja bareng dari tim peneliti. Kami mengapresiasi setiap tim peneliti yang terlibat.

  • Mobinta Kusuma, M.Pd, adalah seorang pendidik dan akademisi yang memiliki gelar Magister Pendidikan. Dengan latar belakang yang kuat dalam pendidikan, Mobinta memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan kurikulum dan metode pengajaran yang inovatif. Dia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung siswa dalam mencapai potensi maksimal mereka. Selain itu, Mobinta aktif dalam berbagai kegiatan seminar dan pelatihan, berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang pendidikan kepada rekan-rekan sejawat.

  • Prof. Dr. Insih Wilujeng adalah seorang tokoh pendidikan IPA yang sangat berpengaruh di Indonesia. Beliau dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan pembelajaran IPA yang inovatif dan relevan dengan konteks Indonesia. Sebagai guru besar di Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Wilujeng telah menghasilkan banyak penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Karya-karyanya fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran IPA, pengembangan bahan ajar, dan penguatan kompetensi guru. Dedikasi beliau dalam dunia pendidikan telah membuahkan berbagai penghargaan, termasuk gelar Profesor Berprestasi dan Satya Lencana Karya Satya.

  • Prof. Dr. Purwo Susongko, M.Pd. adalah seorang akademisi yang aktif dalam bidang pendidikan IPA, khususnya dalam pengembangan asesmen dan literasi sains. Beliau dikenal sebagai sosok yang inovatif dalam mengintegrasikan konsep-konsep tradisional dengan pendekatan modern dalam pembelajaran IPA. Sebagai Wakil Rektor 1 Universitas Pancasakti Tegal dan dosen di Prodi Pendidikan IPA, Prof. Susongko telah berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Riset beliau yang mendalam tentang asesmen literasi sains telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Prof. Susongko juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti pelatihan guru dan pengembangan kurikulum.

Frequently Asked Questions

1. Apa itu SIC-T2T?


SIC-T2T singkatan dari Scientific Inquiry Cognitive Teslet Two Tiers merupakan model asesmen terstandar untuk memotret kemampuan inkuiri saintifik siswa SMP yang dikembangkan dengan pemodelan Teslet Two Tiers dan pemodelan pengukuran Item Response Theory. Informasi lengkap SIC-T2T dapat dibaca pada buku Model Penilaian SIC-T2T(perlu link buku)

2. Apa itu kemampuan inkuiri saintifik?


Kemampuan inkuiri saintifik adalah kemampuan esensial yang dihasilkan dari proses pembelajaran sains yang meliputi 6 kemampuan yaitu (1) kemampuan mengidentifikasi permasalahan, (2) kemampuan merancang pertanyaan, (3) kemampuan menyusun hipotesis, (4) kemampuan mendesain eksperimen, (5) kemampuan menganalisis data, dan (6) kemampuan menyimpulkan eksperimen

3. Mengapa perlu mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Asesmen SIC-T2T perlu dikerjakan oleh siswa SMP agar mereka dapat mengetahui tingkat kemampuan inkuiri saintifik diri sendiri sebagai kemampuan yang dihasilkan dari proses pembelajaran sains.

4. Siapa saja yang dapat mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Asesmen SIC-T2T dapat dikerjakan oleh siswa tingkat SMP kelas VIII dan kelas IX.

5. Apa yang dibutuhkan siswa untuk mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Siswa yang akan mengerjakan asesmen SIC-T2T membutuhkan akun (username dan password) untuk login yang didaftarkan oleh pihak sekolah kepada admin..

6. Kapan dapat mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Siswa dapat mengerjakan asesmen SIC-T2T tanpa batasan waktu selama masih berada di tingkat SMP kelas VIII dan kelas IX.

7. Bagaimana cara mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Siswa dapat mengerjakan asesmen SIC-T2T dengan melakukan login mengisi username dan password pada website yang dapat diakses melalui perangkat komputer maupun perangkat HP serta mengikuti petunjuk tes yang tersedia. Informasi secara lengkap dapat dibaca pada Panduan Asesmen Bagi Siswa (perlu link dengan panduan).

8. Apa saja yang diukur dalam mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Terdapat 6 kemampuan yang diukur dalam asesmen SIC-T2T berdasarkan narasi eksperimen yang terdapat dalam instrument tes yaitu (1) kemampuan mengidentifikasi permasalahan, (2) kemampuan merancang pertanyaan, (3) kemampuan menyusun hipotesis, (4) kemampuan mendesain eksperimen, (5) kemampuan menganalisis data, dan (6) kemampuan menyimpulkan eksperimen.

9. Bagaimana kriteria kelulusan asesmen SIC-T2T?


Kriteria kelulusan siswa dalam mengerjakan Asesmen SIC-T2T secara lengkap dapat dibaca Panduan Asesmen Bagi Siswa (perlu link dengan panduan)

10. Apa yang perlu dipersiapkan oleh guru saat siswa mengerjakan asesmen SIC-T2T?


Guru perlu memastikan setiap siswa telah mendapatkan akun aktif (username dan password) untuk login dan mengecek setiap siswa telah membaca Panduan Asesmen Bagi Siswa (perlu link dengan panduan). Informasi detail bagi guru dapat dibaca melalui Panduan Asesmen Bagi Guru (perlu link dengan panduan)

11. Apa manfaat asesmen SIC-T2T bagi Siswa, Guru dan Sekolah?


Manfaat bagi Siswa : mendapatkan informasi perkembangan kemampuan inkuiri saintifik diri sendiri untuk evaluasi kemampuan dan meningkatkan strategi belajar sains di tingkat SMP.
Manfaat bagi Guru: mendapatkan informasi potret kemampuan inkuiri saintifik siswa sehingga menjadi evaluasi pelaksanaan pembelajaran sains sekaligus menyiapkan upaya peningkatan kualitas pembelajaran sains
Manfaat bagi Sekolah: upaya sekolah untuk memberikan layanan akademik bagi para siswa dalam mendapatkan informasi terkait evaluasi capaian pembelajaran khususnya potret kemampuan inkuiri saintifik sebagai hasil capaian proses pembelajaran sains.


12. Berapa lama masa kadaluarsa hasil asesmen SIC-T2T?


Sampai berlakunya riset pengembangan ini, masa berlaku hasil asesmen SIC-T2T berlaku selama 6 bulan setelah siswa mendapatkan hasil kriteria tes. Hal tersebut berlaku selama siswa masih berada pada tingkat SMP.

Mitra Penelitian

Kami mengucapkan terimakasih kepada sekolah yang berpartisipasi dalam penelitian ini.

Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker

Penelitian ini didukung Oleh

Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak yang mendukukung penelitian ini.

-->
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker
Invited Speaker


Invited Speaker
Invited Speaker